Kriteriapertama adalah originalitas. Ide atau gagasan yang kreatif wajib dapat menunjukkan suatu keunikan atau nilai kebaruan dibandingkan dengan ide atau gagasan sebelumnya. Originalitas merupakan suatu pengukuran yang memiliki tingkat subjektifitas yang cukup tinggi. Seorang individu atau kelompok penggagas dapat menyatakan bahwa ide atau
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Banyak orang, mulai politisi, penyiar, pejabat, hingga masyarakat umum, memakai kata elite dalam beberapa kesempatan. Tapi, pengucapannya berbeda-beda. Ada yang mengucapkan /elit/ dan ada yang melafalkan /elite/. Di antara dua kata tersebut, mana yang baku? Kata elite berasal dari bahasa Latin /eligere/ yang berarti ”memilih”. Dalam bahasa Indonesia, kata elite berarti ”orang-orang terbaik atau pilihan.” Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI memberikan penjelasan sebagai berikut. eli•te /élité/ n 1 orang-orang terbaik atau pilihan dl suatu kelompok; 2 kelompok kecil orang-orang terpandang atau berderajat tinggi kaum bangsawan, cendekiawan, dsb; meng•e•lite v menjadi elite organisasi kemasyarakatan itu kini cenderung ~ dan terpisah dr massa umat yg terbelakang, miskin, dan bodoh Dalam bahasa Latin, huruf /e/ pada akhir kata mestinya dicapkan. Karena itu, kata elite harus diucapkan /elite/, bukan /elit/. Begitu juga halnya dengan bonafide. Kata tersebut harus diucapkan /bonafide/, bukan /bonafid/. Ini juga berlaku untuk faksimile yang mesti diucapkan /faksimile/, bukan diucapkan /faksimil/, /feksimel/, atau /feksemeil/. Surabaya, 12 Agustus 2010 Sumber bacaan 1. KBBI edisi IV 2. Buku Praktis Bahasa Indonesia 2 Lihat Bahasa Selengkapnya
Karenaitulah, Anda perlu untuk mengetahui hal-hal penting apa saja yang sekiranya dapat mempengaruhi Anda, dalam mengambil keputusan ketika menjalankan bisnis: 1. Sempitnya waktu. Waktu menjadi salah satu faktor terbesar yang mempengaruhi Anda dalam mengambil suatu keputusan. Ketika Anda sudah dikejar tenggat waktu untuk memenuhi permintaanNilaiJawabanSoal/Petunjuk ELITE Golongan atas; pilihan dalam suatu kelompok PANITIA Kelompok orang yang mengurus suatu acara, komite ANGGOTA Orang yang menjadi bagian dalam suatu golongan BINTANG Orang yang terbaik terpandai dalam suatu lingkungan MASKOT Orang, binatang, dsb yang diperlakukan suatu kelompok sebagai lambang KONOTASI Ling makna tertentu yang oleh seseorang atau sekelompok orang diberikan kpd suatu kata atau kelompok kata, misal merah dalam makna 'komunis' adalah makna konotasi; makna tambahan IKHTIAR ...mpaikan maksud; - menjalani untung menyudahi, pb orang harus berusaha jika ingin mencapai suatu maksud, tercapai atau tidaknya nasiblah yang menentuk... MARGA 1 lingkungan orang-orang yang seketurunan di daerah Batak; 2 bagian daerah sekumpulan dusun yang agak luas di daerah Sumatra Selatan; 3 kelompo... AGREGASI ...elompok sosial dengan syarat-syarat tertentu bagi orang yang akan menjadi anggota; - kering Tan partikel tanah majemuk atau sekunder yang tidak dihan... MOTIVASI 1 dorongan yang timbul pd diri seseorang secara sadar atau tidak untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu; 2 Psi usaha yang dapat menyeb... KEPRIBADIAN Cara-cara bertingkah laku yang merupakan ciri khusus seseorang serta hubungannya dengan orang lain di lingkungannya ~ bangsa ciri-ciri watak yang men... PUAK Golongan; kelompok orang TEATER ...empat luas tidak beratap di udara terbuka, tempat orang dapat menonton sandiwara atau film; ... WAWANCARA 1 pertemuan wartawan dengan seseorang pejabat dsb yang diperlukan untuk dimintai keterangan atau pendapatnya mengenai suatu hal untuk dimuat dalam ... SINDIKAT Kelompok orang yang bekerja sama untuk melakukan tindakan kriminal TITIK ...ar pemandangan; 2 sesuatu yang menarik perhatian orang banyak; pusat perhatian minat; - netral Met daerah langit yang terletak pd bidang vertikal ... TANDA ...tanda berupa bintang dsb yang diberikan kpd seseorang untuk menghargai jasanya karyanya dsb; - penunjuk arsip tanda batas, biasanya terbuat dari ... TANAH ... -, diberi kuku hendak menggarut, pb apabila seseorang diberi sedikit, ia mengajukan lebih banyak lagi; gerakan di bawah -, ki gerakan gelap rahasi... SISTEM ...tem kepegawaian yang untuk pengangkatan pertama seorang pegawai didasarkan atas kecakapan yang bersangkutan; - katrol ganda Mek sistem mekanisme dua ... ANAK ...au rumpun tumbuhtumbuhan yang besar - pisang; 5 orang yang berasal dari atau dilahirkan di suatu negeri, daerah, dsb - Jakarta; - Medan; 6 oran... ELIT Orang-orang pilihan ETNIS Kelompok suatu bangsa REGU Kelompok ASRAMA Tempat penginapan yang ditujukan untuk anggota suatu kelompok, umumnya murid-murid sekolah SUKU Golongan orang-orang, kelompok, rumpun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Penggunaan kata elite menjadi hal biasa manakala kita berbicara dalam topik kehidupan politik sehari hari. Padahal sesungguhnya makna elite dapat dibagi menjadi dua ketegori yakni kategori khusus dan kategori umum. Dalam kategori umum dalam kamus kata Elite dapat diartikan sebagai orang-orang terbaik / pilihan dalam suatu kelompok atau kelompok kecil orang-orang terpandang atau berderajat tinggi kaum bangsawan, cendekiawan, dsb. Sedangkan dalam arti khusus elite dapat dipahami sebagai suatu kelompok yang memiliki kekuasaan dan kekuatan untuk mengambil keputusan penting yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Sehingga bila mengamati arti kata elite secara khusus tersebut, maka yang terbayang dalam benak kita adalah sekelompok elite politik dan elite birokrasi, karena terkait dengan kata kekuasaan dan keputusan /kebijakan penting yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Bukankah di negara demokrasi seperti Indonesia peran peran strategis tersebut sebagian besar ditentukan oleh mereka? Berkaca dari kalimat diatas, mengingatkan sebuah tulisan Anies Baswedan, yang berjudul ”siapakah ruling elite Indonesia?”. Tulisan ini dimuat pada salah satu media masa nasional pada tahun 2006. Dalam tulisan tersebut Anies berpendapat bahwa Ruling elite adalah sekelompok elite—di antara kaum elite-elite yang lain—yang berkuasa menentukan arah kehidupan bangsa dan negara. Tesis yang diajukan di sini adalah pembentukan ruling elite ditentukan oleh 1 perekrutan anak-anak muda, dan 2 tren utama bangsa.. Trend utama bangsa ini berubah dari satu masa ke masa berikutnya seiring dengan perjalanan sejarah. Anak-anak muda yang pada masa mudanya terlibat dalam tren utama yang mewarnai bangsa ini kelak akan menjadi aktor-aktor di dalam ruling elite. Para personal yang pada awal awal reformasi masih dalam usia muda, dikemudian hari menjadi tokoh tokoh elite baik di parpol maupun di birokrasi yang menentukan arah perjalanan bangsa ini. Sebuat saja Fahri Hamzah yang pada tahun 1998 berusia 27 tahun sebagai ketua umum KAMMI, dan sekarang menjadi salah satu pembuat opini yang terkemuka di media masa, disamping jabatan startegis yang dipegangnya sebagai anggota DPR RI, atau Andi Arif yang dalam usia 24 tahun meng-interupsi pelantikan wakil rektor UGM pada tahun 1994 dengan memimpin demontrasi para mahasiswa UGM, dan sekarang menjadi staff khusus orang nomor 1 di republik ini. Yang lebih menarik adalah mengamati analisa Anies bahwa ruling elite sejak awal pergerakan nasional mengalami pergeseran atau perubahan, yang menurutnya akhir abad ke-19 elite intelektual yang berperan sebagai ruling elite karena ketika itu masih jarang kaum terdidik yang lahir di bumi nusantara. Sehingga dikatakan oleh Anis Pada periode ini pendidikan menjadi tren utama bangsa ini dan kunci utama untuk meraih sukses. Dari pendidikan modern ini terbentuklah elite intelektual yang jadi motor pergerakan nasional, seperti Soekarno, Hatta, dan Sjahrir. Ketika Indonesia meraih kemerdekaan, kaum intelektual ini menjadi ruling elite pertama di negeri ini. Kedudukan elite intelektual sebagi ruling elite digeser oleh elite militer sejak dimulainya masa penjajahan Jepang dan dalam era penjajahan fisik tahun 1940 hingga 1960 dan elite militer mengalami masa kematangan pada periode 1970 – 1990-an. Bila jalur rekruitmen elite intelektual melalui jalur pendidikan modern, maka elite militer di rekruit melalui jalur perjuangan fisik pada tahun 1940-an. Setelah elite militer memegang sebagai ruling elite, maka melalui jalur rekruitmen organisasi massa dan partai politik, kalangan elite aktifis yang merintis eksistensi mulai antara tahun 1960 – 1990an mulai memasuki kedudukan ruling elite sejak kurun waktu tahun 2000an hingga saat ini. Dan menurut Anis setelah tahun 2020 akan lahir ruling elite baru yang eksis sejak tahun 1990-an hingga hari ini untuk memegang tampuk kekuasaan pada tahun 2020-an. Namun demikian urutan masing masing ruling elite yang digambarkan Anis, mulai tampak kebenarannya setelah pemilu 2014 dan menjelang pemiihan presiden tahun 2014 ini. Dimana tidak sedikit orang yang menjadi anggota legislatif dengan latar belakang pengusaha, karena semakn kesini setiap kontestasi wakil rakyat semakin membutuhkan biaya yang tidak sedikit, dan biasanya yang dapat memenuhi kebutuhan biaya tersebut adalah kalangan pengusaha atau legislatif incumben yang menguasai sumber daya ekonomi. Bahkan jika melihat komposisi Anggota DPR RI periode tahun 1999 – 2004, menurut Leo Suryadinata dalam ”elections and politics in indonesia” yang diterbitkan ISEAS pada tahun 2002 tercatat sebanyak 31,3% anggota DPR RI yang berlatar belakang pengusaha. Dan menurut dalam tanggal 13 februari 2013 komposisi DPR RI untuk periode 2009 – 2014 disebutkan Dari 560 anggota itu, 148 orang atau 26,4% adalah anggota periode sebelumnya, 60 orang atau 10,71% pengusaha, 21 artis, dan lebih dari 200 wiraswasta di dalamnya ada pengusaha. Selain itu, melihat calon presiden yang sudah muncul, Aburizal Bakrie, Prabowo dan Jokowi yang sama sama memiliki latar belakang pernah menjadi pengusaha. Atau nama nama cawapres yang cukup ramai dibicarakan oleh publik seperti Chairul Tanjung, Jusuf Kala, Hatta Rajasa dan Hary Tanoe. Semua dari mereka adalah orang orang yang pernah dan sedang menjalani aktifitas sebagai pengusaha. Apakah hal ini ada kaitannya dengan pengaruh besar akibat terjangan globalisasi yang membawa penumpang utama bernama kapitalisme, sehingga semua hal harus terkait dengan modal materi? Atau hanya kebetulan saja trend yang diduga oleh Anies memang merupakan faktor ’given’ yang melanda Indonesia seiring dengan meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat Indonesia. Karena jika trend ini merupakan fakta yang harus dijalani, maka dapat dipastikan bahwa salah satu syarat menjadi elite di Indonesia adalah kemampuan finansial yang dimiliki guna meraih tahta dan kedudukan untuk berkuasa. Artinya, kekuasaan harus diraih dengan cara membelanjakan banyak uang, sehingga bisa dianggap sebagai investasi. Karena, meski bagaimanapun bila terkait dengan investasi maka akan diharapkan pengembalian modal investasi tersebut berikut keuntungan yang diperoleh. Inilah hal yang menjelaskan bahwa carut marut kondisi Indonesia adalah diakibatkan munculnya dua jenis predator baru yaitu power seeking politician dan rent seeking bureaucratic. Politisi pemburu kekuasaan yang menggunakan modal materi untuk meraih kursi, sehingga akan mencari materi pula untuk mengembalikan modalnya. Dan birokrasi pemburu rente yang juga harus bermodalkan materi guna meningkatkan jenjang jabatan dan karirnya di pemerintahan, sehingga tujuan mencari materi menjadi sangat dominan dalam kegiatan pekerjaannya. Sehingga disatu sisi, munculnya ruling elite dari kalangan pengusaha merupakan hal yang positif untuk merubah wajah birokrasi kita supaya sesuai dengan yang dikatakan osborne dan gabler dalan buku re-inventing government, namun disisi lain jiwa dagang pengusaha tersebut sangat mengkhawatirkan bagi sebuah bangsa dengan kekayaan alam yang sangat melimpah seperti Indonesia ini. Pola kepemimpinan transaksional tersebut pernah diulas oleh Akbar Tanjung dalam catatan kaki dari disertasinya pada program doktoral UGM. Dia menyatakan bahwa ada dua jenis kepemimpinan yaitu kepemimpinan transaksional dan kepemimpinan transformatif. Kepemimpinan transaksional bekerja berdasarkan prinsip dagang yaitu untung-rugi sehingga pelakunya cenderung memanfaatkan partai politik untuk tujuan pemenuhan kepentingan dan keuntungan pribadi. Sedangkan yang sedang kita butuhkan saat ini adalah kepemimpinan tranformasional yang mampu membawa Indonesia melewati gempuran perubahan global. Dampak dari kecenderungan pihak pengusaha yang menjadi ruling elite di tingkat Nasional akan ber-imbas dengan banyaknya Bupati/walikota dan gubernur yang juga berasal dari kalangan pengusaha. Karena realita yang terjadi adalah kebutuhan dana dalam jumlah besar sebagai syarat mutlak untuk memenangkan pemilihan kepala daerah yang diwarnai perilaku transaksional pada semua tingkatan. Meskipun demikian, sebenarnya tidak ada masalah dengan pengusaha berpolitik, dalam arti seorang pengusaha yang terjun ke dunia politik dengan maksud mengabdikan dirinya agar lebih memiliki makna hidup dengan memanfaatkan pundi pundi kekayaan yang dimilikinya, sebagai mana perilaku kaum filantropi yang gemar membelanjkan uangnya untuk kepentingan sosial kemanusiaan. Justru yang harus diwaspadai adalah politik pengusaha, dimana politik sebagai alat bagi pengusaha guna mencari kepuasan hidup bagi diri pribadinya belaka. Terlebih ditengah pelaksanaan demokrasi yang hanya menekankan kepada persoalan prosedural belaka, sebagaimana kekhawatiran Almarhum Nurcholis Madjid yang pernah berkata bahwa dalam demokrasi prosedural, ’setan gundul’pun dapat terpilih menjadi seorang pemimpin. Kesimpulan dari opini ini adalah, sudah siapkah kita menyongsong trend baru seperti yang di prediksikan oleh Anies Baswedan, bahwa ruling elite pada masa kini adalah dari kalangan pengusaha??? Jawabannya ada pada diri kita masing masing Lihat Politik SelengkapnyaDefinisikepemimpinan menurut Hersey dan Blanchard (1990 : 99) adalah sebagai berikut : " Leadership is an influence process working with and through others to accomplish the goal of an organization ". Sedangkan definisi kepemimpinan menurut Dubrin (2005 : 3) adalah sebagai berikut : "Kepemimpinan adalah upaya mempengaruhi banyak orang melalui komunikasi untuk mencapai tujuan, cara Informasi Temukan bantuan menggunakan KBBI Daring di sini. bentuk tidak baku elit⇢ Tesaurusn orang-orang terbaik atau pilihan dalam suatu kelompokn kelompok kecil orang-orang terpandang atau berderajat tinggi kaum bangsawan, cendekiawan, dan sebagainya Pesan Redaksi Anda baru saja melakukan pencarian tanpa memakai akun yang terdaftar dalam laman KBBI Daring. Jika Anda belum memiliki akun yang terdaftar, silakan mendaftar melalui tautan ini. Mendaftar dalam laman KBBI Daring akan memudahkan pencarian Anda melalui berbagai fitur yang hanya tersedia bagi pengguna terdaftar memberikan Anda hak berpartisipasi dalam pengayaan kosakata bahasa Indonesia dengan memberikan usulan kata/makna baru atau perbaikan pada KBBI menampilkan hasil pencarian dengan tambahan informasi yang lebih lengkap misalnya, informasi etimologi .